KEPUTUSAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE 46

TENTANG PEDOMAN REVITALISASI CABANG MUHAMMADIYAH


A.   REVITALISASI

Proses dan strategi penguatan kembali Cabang yang dalam struktur Persyarikatan setingkat di atas Ranting melalui proses penataan, pemantapan, peningkatan, dan pengembangan ke arah kemajuan dalam berbagai aspek gerakan Muhammadiyah.

B.        MASALAH

  1. Belum semua Kecamatan di Kota/Kabupaten seluruh Indonesia berdiri Cabang Muhammadiyah. Tetapi juga harus bersyukur bahwa di sejumlah Kecamatan telah berdiri lebih dari satu Cabang Muhammadiyah.
  2. Belum semua Cabang Muhammadiyah bergerak aktif sesuai dengan fungsinya. Masih banyak Cabang yang tidak bergerak, pasif, statis, bahkan tidak sedikit di antaranya yang mati.
  3. Secara umum, Cabang-cabang Muhammadiyah belum sungguh-sungguh menuntunkan, menggerakkan, dan melaksanakan Gerakan Jama’ah dan Dakwah Jama’ah sejak diprogramkan tahun 1968.
  4. Belum semua amal usaha di Cabang-cabang Muhammadiyah dikelola secara baik sehingga belum sepenuhnya dapat menjadi sarana dakwah sebagaimana diharapkan.
  5. Adanya persaingan yang ketat antara amal usaha Cabang Muhammadiyah dengan amal usaha yang dilakukan oleh organisasi – organisasi lain.
  6. Makin gencar/aktifnya kelompok-kelompok lain dalam melakukan ekspansi gerakan, baik dari kalangan Islam maupun pihak luar.

C. LANDASAN

  1. ART Muhammadiyah menyebutkan bahwa Cabang berfungsi : a. melakukan pembinaan, pemberdayaan, dan koordinasi Ranting; b. penyelenggaraan pengelolaan Muhammadiyah; c. penyelenggaraan amal usaha.
  2. Keputusan Muktamar ke-45 yang telah memutuskan Program Nasional 2005­2010 antara lain dalam Bidang Konsolidasi Organisasi menyebutkan, ” … dan di 60 % kecamatan telah berdiri Cabang Muhammadiyah”
  3. Keputusan Tanwir tahun 2007 tentang Pembinaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah.

D. URGENSI

  1. Adanya Cabang-cabang Muhammadiyah yang tidak bergerak, statis, pasif, kurang aktif, bahkan mati perlu dibangkitkan dan penguatan kembali.
  2. Makin gencarnya kelompok-kelompok lain yang masuk ke tingkat Kecamatan yang dapat melemahkan gerak Persyarikatan, maka Cabang harus melakukan konsolidasi secara baik.
  3. Makin tingginya persaingan gerakan di tingkat Kecamatan karena kepentingan politik maupun untuk pengembangan berbagai organisasi dan paham, maka Cabang perlu melakukan antisipasi, pembentengan, dan siap berkompetisi aktif.

E. TUJUAN

Terciptanya kondisi dan perkembangan Cabang yang lebih kuat, dinamis, dan  berkemajuan sesuai dengan prinsip dan cita-cita gerakan Muhammadiyah menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

F. EKSISTENSI

  • Cabang adalah kesatuan Ranting di suatu tempat yang terdiri atas sekurang­kurangnya tiga Ranting yang berfungsi :
  1. melakukan pembinaan, pemberdayaan, dan koordinasi Ranting;
  2. penyelenggaraan pengelolaan Muhammadiyah; dan
  3. penyelenggaraan amal usaha (AD pasal9 dan ART pasal 6 ayat 1).
  •  Syarat pendirian Cabang sekurang-kurangnya mempunyai :
  1. pengajian/kursus berkala untuk anggota Pimpinan Cabang dan Unsur Pembantu Pimpinannya, Pimpinan Ranting, serta Pimpinan Organisasi Otonom tingkat Cabang sekurang­kurangnya sekali dalam sebulan;
  2. pengajian/kursus muballigh/muballighat dalam lingkungan Cabangnya, sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan;
  3. Korps muballigh/muballighat Cabang sekurang-kurangnya 10 orang;
  4. Taman Pendidikan AI-Qur’an/Madrasah Diniyah/Sekolah Dasar;
  5. Kegiatan dalam bidang sosial, ekonomi, dan kesehatan;
  6. Kantor. (ART pasal 6 ayat 2)
  •  Cabang berfungsi strategis karena pimpinannya (PCM) dalam struktur   Persyarikatan setingkat di atas Ranting yang berada di tingkat basis bertugas:
  1. menetapkan kebijakan Muhammadiyah dalam Cabangnya berdasarkan kebijakan Pimpinan di atasnya, keputusan Musyawarah Cabang, dan Musyawarah Pimpinan tingkat Cabang;
  2. memimpin dan mengendalikan pelaksanaan kebijakan/instruksi Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, serta Unsur Pembantu Pimpinannya;
  3. membimbing dan meningkatkan amal usaha serta kegiatan Ranting dalam Cabangnya sesuai kewenangannya;
  4. membina, membimbing, mengintegrasikan, dan mengkoordinasikan kegiatan Unsur Pembantu Pimpinan dan Organaiasi Otonom tingkat Cabang (ART pasal13 ayat 1).

G.   KEBIJAKAN UMUM

  1. Membangkitkan dan mengaktifkan kembali Cabang-cabang yang pasif, statis, atau mati dan kemudian dilakukan pembinaan secara kontinyu sehingga kehadirannya berdaya guna.
  2. Mengefektifkan dan mengintensifkan fungsi Cabang sebagai pemimpin yang membina, memberdayakan, dan mengkoordinasi Ranting, menyelenggarakan pengelolaan Muhammadiyah, serta menyelenggarakan amal usahanya.
  3. Menyelenggarakan pengelolaan Muhammadiyah dalam arti sejak dari membuat perencanaan program, pelaksanaan, dan sampai pembinaan serta pengawasannya secara baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan.
  4. Memekarkan dan mengembangkan Cabang yang sudah kuat, memiliki kemampuan, dan sumber daya manusianya mencukupi menjadi lebih dari satu cabang untuk memudahkan pembinaan, mengingat luasnya teritorial Kecamatan. Atau membentuk cabang yang sama sekali baru di tiap Kecamatan yang selama ini belum ada cabangnya. Dan memperbanyak pend irian Ranting.
  5. Melaksanakan pembinaan Ranting-Ranting dalam Cabangnya secara kontinyu dan berkelanjutan antara lain sering mengadakan kunjungan ke Ranting-Ranting, misal, untuk menggerakkan dan melaksanakan Gerakan Jama’ah dan Dakwah Jama’ah.
  6. Menaruh perhatian serius terhadap perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, dan pengawasan program Gerakan Jama’ah dan Dakwah Jama’ah.
  7. Menghidupkan dan menyemarakkan pengajian-pengajian pimpinan dan anggota dengan berbagai model alternatif.
  8. Menyelenggarakan pengajian umum dan khusus sesuai dengan model yang dikembangkan dalam Muhammadiyah secara terpadu/tersistem, intensif, dan bersifat alternatif.
  9. Menyelenggarakan berbagai kursus bagi pengembangan bakat dan kemampuan anggota serta pendayagunaannya untuk keperluan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s